Skip to content

Pengenalan Tangki a.k.a Tank

February 10, 2010

Tangki merupakan suatu peralatan di berbagai industri baik yang berisi cairan organik dan non organik, air maupun berisi gas. Tangki di sini identik dengan tangki yang digunakan untuk penyimpanan pada tekanan rendah ( < 15 lbf/in2 – API 620) maupun tekanan atmosfir.
Bila tangki tersebut mempunyai tekanan maka tangki tersebut didefinisikan pressure vessel. (see page pressure vessel)

Tangki dapat ditemukan di banyak industri, antara lain :
1. Industri minyak dan gas yang memproduksi dan proses pemurnian,
2. Industri kimia,
3. Industri penyimpanan massal dan transfer cairan dan gas,
4. Industri lain yang mengkonsumsi atau memproduksi cairan dan gas.


Cairan dan gas dalam industri minyak bumi umumnya adalah campuran hidrokarbon yang memiliki tekanan yang berbeda. Contohnya: bahan bakar jet, diesel, bensin dan minyak mentah.

Cairan dan gas dalam industri kimia, biasanya disebut cairan organik yang mudah menguap, terdiri dari bahan kimia murni atau campuran bahan kimia dengan tekanan uap yang serupa. Contohnya: benzena , stirena , dan alkohol.

Cairan dan gas dalam operasi penyimpanan massal dan transfer dapat berupa cairan organik atau hidrokarbon di alam. Contohnya semua yang termasuk di atas baik yg bersifat asam maupun basa.

Semua cairan dan gas tersebut harus disimpan dalam tangki penyimpanan yang tepat. Desain tangki tersebut harus memperhatikan faktor keselamatan yang tinggi karena tingkat kasus kebakaran dan ledakan untuk penyimpanan tanki meningkat selama bertahun-tahun dan menyebabkan cedera dan korban jiwa. Tumpahan dan kebakaran tangki tidak hanya menyebabkan polusi lingkungan, dan juga akan menimbulkan konsekuensi keuangan yang parah dan dampak yang signifikan terhadap bisnis masa depan terhadap reputasi industri tersebut.

Sedikit berbeda dengan tangki penyimpanan air yang mempunyai resiko lebih kecil, tetapi dalam merancangnya tetap memperhatikan faktor keselamatan.

Ada berbagai macam tipe tangki penyimpan, antara lain :
1. Fixed-roof tanks (tangki dengan atap tetap / tidak bergerak),
2. External floating roof tanks (tangki dengan atap luar yang terapung)
3. Internal floating roof tanks (tangki dengan atap dalam yang terapung)
4. Domed external floating roof tanks (tangki dengan atap luar terapung bentuk kubah)
5. Horizontal tanks (tangki horizontal)
6. Pressure tanks (bejana tekan)
7. Spherical tank (tangki bulat)

Untuk penjelasan lebih lanjut akan dibahas pada kesempatan yang lain.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: