Skip to content

Rangkuman ASME B31.3 Chapter I

January 13, 2010

CHAPTER I SCOPE AND DEFINITION

I. General Statement

Responsibilities: urutan yang mempunyai tanggung jawab dalam pekerjaan mendesign process piping system adalah:

  • Owner:
    Mempunyai tanggung jawab atas Plant yang dibangun agar memenuhi persyaratan dari CODE, termasuk didalamnya menentukan requirement untuk Design, Construction, Examination, Inspection dan Testing. Yang penting juga adalah Owner juga bertanggung jawab atas “designating piping” pada jenis fluida tertentu.
  • Designer: dalam hal ini bisa juga EPC Company atau siapapun juga yang terlibat dalam proses Design, yang akan bertanggung jawab engineering design dari Piping yang dilakukan adalah memenuhi persyaratan dari CODE ini serta persyaratan tambahan yang diberikan oleh sang Owner.

  • Manufacturer, Fabricator, and Erector: mereka bertanggung jawab untuk menyuplai material, component dan pekerja yang memenuhi persyaratan dalam CODE ini dan Engineering Design.
  • Owner’s Inspector: bertanggung jawab terhadap Owner bahwa persyaratan dari CODE ini untuk Inspection, examinations dan Testing sudah terpenuhi.Disamping itu, Code ini mempunyai maksud (Intent) untuk menjadi sebuah persyaratan engineering (engineering requirement) dalam upaya mendesign sebuah piping system yang “safe” baik dalam hal design maupun installation.Tapi, satu hal yang mesti diingat, bahwa Code tidaklah berlaku terhadap operation, examination, inspection, testing and maintenance atau repair of piping yang sudah beroperasi atau “in service”.Walaupun Code ini merupakan sebuah “engineering requirement” untuk sebuah design yang safe, pada prinsipnya hanya menggunakan pendekatan secara sederhana saja.Dengan kata lain, jika si Designer mempunyai kemampuan untuk melakukan suatu analisa yang lebih detail dan mendalam, maka bisa saja dia melakukan hal tersebut, dengan membuat dokumentasi atas hasil perhitungannya dan tentu saja harus mendapat persetujuan dari Owner, dan melampirkan detail dari design, construction, examination, inspection and testing untuk design sesuai dengan ASME B31.3 paragraph 301, dengan calculation yang konsistent dengan design criteria dari Code ini.

    Code Requirement:

    Fluid Service Requirements: yang menentukan dalam pemilihan dan penggunaan material, komponen dan joint.

    Fluid Service requirement sendiri meliputi suatu kombinasi antara “fluid properties, operating conditions dan faktor lainnya seperti dalam Apendix M, beberapa contoh adalah misalnya high pressure, toxic, dan flammable suatu fluida.

    Ada beberapa Category Fluid yang terdapat dalam ASME B31.3 yaitu:

    1. Category D Fluid Services: Fluida yang tergabung dalam category D adalah Fluida yang:
    a. Non-Flammable, Non-Toxic dan Non-Damaging terhadap kulit manusia
    b. Design Gauge Pressure tidak melebihi 150 Psi atau 1035 kPa.
    c. Design Temperature dari -29 C (-20F) sampai 186 C (366 F)
    Di cover mulai Chapters I sampai VII, yang bisa saja menggunakan element yang cocok untuk jenis Fluid services lainnya.

    2. Category M Fluid Services: kategory ini berlaku bagi Fluida yang jika berinteraksi dengan manusia baik melalui pernapasan atau bersentuhan langsung, walaupun dalam jumlah yang sangat kecil sekalipun, akan dapat menghasilkan resiko yang sangat serius dan “irreversible”. Ini di cover di Chapters VIII.

    3. High Pressure Fluid Service: Fluid service yang merupakan pengkategorian oleh Owner, dimana Design Pressure nya melebihi yang diijinkan oleh ASME B16.5 PN420 (Class 2500) rating untuk specified design temperature dan material group, seperti ditulis dalam Chapter IX B31.3.

    4. Normal Fluid Service: ini adalah fluid service yang di cover oleh B31.3, yang tidak termasuk dalam Fluid Category D, M dan High Pressure Fluid Service.

    Untuk Metal Piping, di cover di dalam B31.3 mulai dari Chapters I sampai Chapters IV (the base code), dimana fluid service requirement ditemukan pada:
    Chapters III untuk Material
    Chapters II, Part 3, untuk komponents
    Chapters II, part 4, untuk joints.

    Sedangkan untuk Non-Metal Piping dan Piping yang dilapisi non-metal, di cover di Chapters VII.

    Scope:

    Aturan dalam B31.3 ditujukan untuk piping yang terdapat pada:
    • Petroleum Refineries
    • Chemical
    • Pharmaceutical
    • Textile
    • Paper
    • Semiconductor
    • Cryogenic plants
    • Related processing Plant dan terminals

    Content and Coverage:

    Code B31.3 ini menampilkan persyaratan-persyaratan untuk material dan komponen, design, fabrication, assembly, erection, examination, inspection and testing of piping.

    Code ini juga berlaku untuk piping yang mengangkut fluida berikut ini:

    • Raw, intermediate dan finished chemical
    • Petroleum products
    • Gas, steam, air and water
    • Fluidized solids
    • Refrigerants
    • Cryogenic fluids

    Juga berlaku untuk “Package Equipment Piping”

    Exclusion

    ASME B31.3 tidak berlaku untuk hal sebagai berikut:

    • Piping system yang di design mempunyai Internal Pressure sebesar “Zero” ataupun diatas “Zero tapi dibawah 15 Psi (150 kPa)”, dan fluidanya tidaklah Flammable, non toxic dan juga non-damaging to human tissues, dengan Design temperature antara -29C (-20F) sampai 186C (366 F).
    • Power Boiler sesuai dengan BPV Code Section I dan Boiler External Piping yang harus conform dengan B31.1
    • Tubes, tube headers, crossover, dan Manifold of Fire Heaters, which are internal to the heater enclosure.
    • Pressure Vessel, Heat Exchanger, Pumps, Compressors dan equipment lainnya, termasuk Internal Piping dan connections to external piping.

    Sumber: donny

 

2 Comments leave one →
  1. Robby permalink
    April 24, 2012 9:35 am

    Bagaimana jika fluida masuk kategori D dan M. Misalkan fluida tersebut mempunyai suhu dan tekanan sesuai kategori fluida D tetapi dia toxic atau flamable.
    Apakah ada yang membatasi nya lagi lebih detail pak?
    Terimakasih

    • syaefrudin permalink*
      May 8, 2013 4:22 am

      Sependek pengetahuan saya tidak bisa pak.. untuk lebih jelas menentukan service fluida bisa lihat di Appendix M.
      Semoga bisa terjawab.
      Terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: