Skip to content

Bagian-Bagian Pressure Vessel

January 9, 2010

Bejana tekan dapat dibagi dalam beberapa bagian:

1. Kulit (Shell) merupakan bagian yang menyelimuti seluruh bagian dari bejana tekan.

Kulit bejana tekan ini meliputi:

  • Kulit silinder (cylindrical shell)
  • Kulit bulat (spherical shell)

2.  Head merupakan bagian penutup akhir dari suatu pressure vessel yaitu;

  • Sphere and hemispherical head
  • 2:1 Ellipsoidal or semi elliptical head
  • Flanged and dished head (F&D Head)
  • Cone and conical section


3.  Nozzle

Pada umumnya terdiri dari potongan pendek sebuah pipa yang dilas di kulit bejana tekan atau bagian head dengan sebua flange sebagai penghubung akhir ke pipa dengan menggunakan baut. Nozzle ini meliputi:

- Tipe secara umum:

  • Integrally reinforced
  • Built-up construction
  • Pad type (studding outlet)
  • Sight glasses
  • Elliptical manways

-  Tipe secara penggunaan:

  • Manways
  • Inspection openings
  • PSV
  • Instrument connections
  • Vents
  • Drains
  • Process connections

4. Penyangga

Struktur penyangga bejana tekan memiliki beberapa orientasi, seperti;

  • Skirt (straight or conical)
  • Leg support (braced or unbraced)
  • Rings
  • Lug support
  • Combination (lugs and legs, rings and legs, rings and skirt)
  • Saddle (attached or loose) (untuk tipe horizontal)

5. Flange

Flanges merupakan bagian penepat yang digunakan untuk menghubungkan flange pada pipa  dengan menggunakan baut secara bersama-sama. Flange ini meliputi:

- Tipe secara umum:

  • Slip on
  • Weld neck, long weld neck
  • Lap joint
  • Blind
  • Screwed
  • Plate flanges
  • Studding outlets
  • Reverse-type flange
  • Reducing flange
  • Graylock hub connector
  • Socket weld

-  Tipe berdasarkan permukaan flange:

  • Flat face
  • Raised face
  • Finish (smooth, standard, serrated)
  • Ring joint
  • Tongue and groove
  • Male and female

6.  Gasket

Gasket merupakan kemasan yang terbuat dari material yang dapat berubah bentuk (deformasi), biasanya usually in the form of a sheet or ring used to make a pressure-tight joint between stationary parts, include the following:

  • Ring, nonasbestos sheet
  • Flat metal
  • Spiral wound
  • Metal jacketed
  • Corrugated metal
  • Rings (hexagonal or oval)
  • Yielding metal gaskets (lens ring, delta ring, rectangular ring)
  • Elastometric (rubber, cork, etc)

7.  Internal Part Include the following:

  • Trays, seal pan
  • Piping distributors
  • Baffles
  • Demisters
  • Packing
  • Liquid distributors
  • Vortex breakers
  • Bed supports
  • Coils
One Comment leave one →
  1. Adi permalink
    April 29, 2010 4:26 pm

    Dear Syaefrudin,

    Saya pengguna Caesar juga, selama ini kami menggunakan nilai displacement yg didapat dari Mechanical Dept untuk mendapatkan faktor nozzle flexibility di kalkulasi kami. Namun beberapa case terakhir, client meminta penggunaan fitur WRC 297 yang ada di Caesar untuk nozzle flexibility. Kesulitan saya adalah menentukan bagian yang terdapat pada vessel sebagai nilai inputan.
    Bisakah anda bantu menjelaskan term berikut,
    Distance to Stiffener or Head
    Distance to Opposite Stiffener

    Mohon dapat dibuatkan ilustrasi dengan beberapa vessel dengan berbagai posisi. Saya dapat dihubungi pada email adi_aero[at]yahoo.co.uk
    Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: